Kehilangan orang yang paling kita cintai untuk selamanya jelas meninggalkan rasa duka yang mendalam. Melanjutkan hidup tanpa dia di sisi bakal jadi perjuangan yang tak mudah.
Mr Lim, pria berusia 56 tahun yang bekerja sebagai tukang ledeng ini baru saja mengalami kejadian yang meninggalkan duka sangat mendalam. Dilansir dari singaporeseen.stomp.com.sg, hari Sabtu lalu (21/05) seperti biasa ia membonceng kekasihnya Lau Lee Kiau (46 tahun) ke tempat kerja. Sudah jadi rutinitas bagi mereka berdua untuk berangkat kerja bersama setiap pagi. Namun, siapa sangka kejadian nahas menimpa mereka hari itu.
Pagi itu, sepeda motor yang dikendarai Mr Lim ditabrak mobil. Kecelakaan itu membuat Mr Lim sempat tak sadarkan diri. Ketika sadar, ia sudah berada di mobil ambulans. Dengan kondisi yang masih bingung dan kesakitan, ia mengkhawatirkan kondisi Lau. Saat bertanya pada petugas medis, Mr Lim diberitahu kalau Lau sedang berusaha diselamatkan.
Namun, ketika Mr Lim sampai di Tan Tock Seng Hospital, seorang petugas polisi memberitahunya kalau Lau sudah meninggal. Berita itu jelas membuat Mr Lim syok. Ia berulang kali menangis dan sulit baginya untuk menerima kabar kepergian kekasihnya untuk selamanya tersebut.
"Kenapa mobil itu menabrak kami dari belakang? Kami berdua mengalami kecelakaan tersebut. Kenapa dia tak membawaku serta sekalian?" Mr Lim mencurahkan isi hatinya.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 8 pagi di persimpangan jalan Ang Mo Kio Avenue 5 dan Ang Mo Kio Industrial Park 2, jaraknya hanya 1 km dari tempat kerja Lau. Si pengendara mobil yang menyebabkan kecelakaan itu tadinya kabur. Tapi akhirnya berhasil ditangkap. Rupanya si pengendara itu masih berusia 17 tahun dan belum punya SIM. Sungguh bahaya jika seseorang yang belum punya SIM mengendarai mobil seorang diri. Akibatnya bisa fatal seperti kecelakaan ini.
Mr Lim mengalami cedera parah akibat kecelakaan tersebut. Tulang belakangnya patah dan kaki kanannya serta pergelangan kakinya patah. Operasi sudah dijalaninya tapi mungkin nanti setelah pulih kondisinya tak bisa kembali normal seperti dulu. Untuk kembali bekerja pun rasanya sulit karena pekerjaannya menuntutnya untuk mengangkat barang-barang berat.
Kepergian Lau untuk selamanya membuat Mr Lim merasa putus asa. "Aku akan mengatasi semua cobaan ini satu per satu. Dia sudah tiada, entah apa lagi yang bisa kulakukan," paparnya.
Lau merupakan seorang janda beranak dua, seorang putra berusia 17 tahun dan seorang putri berusia 13 tahun. Setelah Lau meninggal, mantan suaminya menyanggupi akan merawat kedua anak mereka. Meski setelah bercerai mereka berpisah, kini mantan suami Lau akan mencoba untuk kembali berkumpul dengan kedua buah hatinya dan membuka lembaran baru. Ia juga merasakan kesedihan yang mendalam karena tak berkesempatan melihat mantan istrinya itu untuk terakhir kalinya.
Semoga kasus kecelakaan ini bisa segera ditangani sesuai dengan hukum yang berlaku, ya Ladies. Dan kita doakan juga agar Mr Lim bisa tetap tabah menghadapi kepergian kekasih hatinya tersebut.